Sistem Pelistrikan Pada Kendaraan dan Fungsinya

Bookmark and Share

Accu
Sistem pelistrikan pada mobil bensin mempunyai fungsi, antara lain, sebagai berikut:
1. membangkitan energi listrik di alternator;
2. menyimpan energi listrik dalam baterai/accu;
3. menyediakan energi listrik untuk peralatan mobil, seperti busi, lampu-lainpu, motor penyapu kaca, motor starter, indikator-indikator, dan sebagainya.

Energi listrik yang tersedia dalam baterai/uccu digunakan untuk:
1. menggerakkan motor starter yang penyalaannya dilakukan dengan menyalakan sakelar kunci starter, sehingga piston bergerak mengisap Kahan bakar-udara dan membuang sisa pembakaran;

2. menyalakan loncatan api di busi setelah tegangannya dinaikkan oleh k umparan penyalaan (ignition coil) agar campuran bahan bakar-udara terbakar sehingga mesin dapat bekerja;

3. menyediakan sumber listrik bagi lampu-lampu, klakson (penyalaannya diatur dengan tombol dan sakelar), indikator-indikator, tape-radio. Biasanya, sebelum masuk ke peralatan listrik, arus listrik melalui sekering terlebih dahulu. Ini berfungsi untuk melindungi peralatan dari hubungan pendeklkortsleting.

Energi listrik dihasilkan dari alternator (mengambil energi mekanik dari putaran mesin). Agar besar tegangan yang dihasilkan tidak berlebih digunakan regulator tegangan. Lalu energi listrik disimpan dalam baterai sehingga baterai selalu dapat menyediakan energi yang dibutuhkan oleh peralatan listrik kendaraan.

http://rachmadrevanz.com/sistem-pelistrikan-pada-kendaraan-dan-fungsinya.html

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar

Powered By Blogger